KORBAN LELAKI DATANGLAH KESINI

DARI TANGAN BIDAN
MUNCUL KEAJAIBAN
Home » » Balita

Balita

Written By ayunfarichah dianhusada on Jumat, 27 Juli 2012 | 23.28

== Ciri khas perkembangan balita ==

=== Perkembangan fisik ===
* Pertambahan [[berat badan]] menurun, terutama diawal balita. Hal ini terjadi karena balita memnggunakan banyak [[energi]] untuk bergerak.

=== Perkembangan psikologis ===
==== Psikomotor ====
Terjadi perubahan yang cukup drastis dari kemampuan psikomotor balita yang mulai terampil dalam pergerakannya (''lokomotion''). Mulai melatih kemampuan [[gerakan motorik|motorik kasar]] misalnya berlari, memanjat, melompat, berguling, berjinjit, menggenggam, melempar yang berguna untuk mengelola keseimbangan tubuh dan mempertahankan rentang atensi.



Pada akhir periode balita kemampuan [[gerakan motorik|motorik halus]] anak juga mulai terlatih seperti meronce, [[menulis]], [[menggambar]], menggunakan gerakan ''pincer'' yaitu memegang benda dengan hanya menggunakan [[jari|jari telunjuk]] dan [[ibu jari]] seperti memegang [[alat tulis]] atau mencubit serta memegang [[sendok]] dan menyuapkan makanan kemulutnya, mengikat [[sepatu|tali sepatu]].

==== Aturan ====
Pada masa balita adalah saatnya dilakukan latihan mengendalikan diri atau biasa disebut sebagai ''[[toilet training]]''. [[Sigmund Freud|Freud]] mengatakan bahwa pada usia ini [[individu]] mulai berlatih untuk mengikuti [[aturan]] melalui proses penahanan keinginan untuk membuang kotoran.

==== Kognitif ====
* Pada periode usia ini pemahaman terhadap [[obyek]] telah lebih ajeg. Balita memahami bahwa obyek yang diaembunyikan masih tetap ada, dan akan mengetahui keberadaan obyek tersebut jika proses penyembunyian terlihat oleh mereka. Akan tetapi jika prose penghilangan obyek tidak terlihat, balita mengetahui benda tersebut masih ada, namun tidak mengetahui dengan tepat letak obyek tersebut. Balita akan mencari pada tempat terakhir ia melihat obyek tersebut. Oleh karena itu pada permainan [[sulap]] sederhana, balita masih kesulitan untuk membuat prediksi tempat persembunyian obyek sulap.
* Kemampuan bahasa balita bertumbuh dengan pesat. Pada periode awal balita yaitu usia dua tahun kosa kata rata-rata balita adalah 50 kata, pada usia lima tahun telah menjadi diatas 1000 kosa kata. Pada usia tiga tahun balita mulai berbicara dengan [[kalimat]] sederhana berisi tiga [[kata]] dan mulai mempelajari [[tata bahasa]] dari [[bahasa ibu]]nya.{{br}}contoh kalimat{{br}}Usia 24 bulan: "Haus, minum"{{br}}Usia 36 bulan:"Aku haus minta minum"

==== Sosial dan individu ====
Pada periode usia ini balita mulai belajar berinteraksi dengan lingkungan [[sosial]] diluar [[keluarga]], pada awal masa balita, bermain bersama berarti bersama-sama berada pada suatu tempat dengan sebaya, namun tidak bersama-sama dalam satu permainan [[interaktif]]. Pada akhir masa balita, bermain bersama berarti melakukan kegiatan bersama-sama dengan melibatkan [[aturan]] permainan dan pembagian [[peran]].

Balita mulai memahami dirinya sebagai [[individu]] yang memiliki [[atribut]] tertentu seperti [[nama]], [[jenis kelamin]], mulai merasa berbeda dengan orang lain dilingkungannya. Mekanisme perkembangan [[ego]] yang drastis untuk membedakan dirinya dengan [[individu]] lain ditandai oleh kepemilikan yang tinggi terhadap barang pribadi maupun orang [[signifikan]]nya sehingga pada usia ini balita sulit untuk dapat berbagi dengan orang lain.

Proses pembedaan diri dengan orang lain atau individuasi juga menyebabkan anak pada usia tiga atau empat tahun memasuki periode [[negativistik]] sebagai salah satu bentuk latihan untuk [[mandiri]].

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Translate

Kampus Dian Husada

Stikes Dian Husada

Rumah Sakit Dian Husada

Stikes Dian Husada

Google+ Badge

Google+ Followers

Pengikut

@ayunfarichah. Diberdayakan oleh Blogger.